FKOM.UNCP.AC.ID, LUWU – Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Tirowali, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “PKM Penerapan Teknologi Tepat Guna Alat Penarik dan Perontok Katonik Otomatis Serta Penguatan Ekonomi Kelompok Melalui Diversifikasi Produk.” Program ini diarahkan untuk membantu masyarakat, khususnya Kelompok Tani Permata Katonik yang diketuai Muhlis, dalam mengatasi kendala pada proses produksi sekaligus meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha.

Tim pelaksana PKM diketuai oleh Syafriadi, S.Kom., M.Kom., dengan anggota Rusmala, S.Kom., M.Kom. dan Andi Safitri Sacita, S.P., M.Si. Kegiatan tersebut turut melibatkan mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Cokroaminoto Palopo, yaitu Jericho Christian Tenri dan Sri Wahyuni. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari proses pembelajaran secara langsung melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Sebanyak 20 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari ketua dan anggota Kelompok Tani Permata Katonik, Kepala Dusun, serta Kepala Desa Tirowali, Ilham Ahmad. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, terutama ketika memasuki sesi demonstrasi penggunaan teknologi serta praktik pembuatan produk olahan.
Pelaksanaan PKM difokuskan pada dua kegiatan utama. Kegiatan pertama berupa penerapan teknologi tepat guna melalui penggunaan Alat Penarik dan Perontok Rumput Laut Otomatis. Teknologi tersebut dikembangkan untuk membantu petani mempercepat pekerjaan penarikan dan perontokan rumput laut yang selama ini lebih banyak dilakukan secara manual.
Dengan pemanfaatan alat tersebut, proses kerja diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien serta mampu mengurangi penggunaan tenaga kerja secara berlebihan. Selain mempercepat proses produksi, penerapan teknologi juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan mendukung peningkatan kualitas hasil panen kelompok tani.
Tidak hanya berfokus pada penggunaan teknologi, tim PKM juga memberikan perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan diversifikasi produk. Pada agenda kedua, anggota kelompok mendapatkan pelatihan pengolahan rumput laut menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi, yaitu keripik rumput laut dan dodol rumput laut.

Dalam sesi pelatihan tersebut, peserta memperoleh pengetahuan dan praktik langsung mengenai tahapan pengolahan bahan, formulasi produk, penerapan proses produksi yang higienis, teknik pengemasan, hingga upaya pengembangan usaha. Diversifikasi produk ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil panen sekaligus membuka peluang sumber pendapatan baru bagi masyarakat Desa Tirowali.
Kepala Desa Tirowali, Ilham Ahmad, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh tim Universitas Cokroaminoto Palopo. Menurutnya, kehadiran program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membantu kelompok tani meningkatkan produktivitas melalui pemanfaatan teknologi.
Ia juga menilai pelatihan pengolahan rumput laut menjadi berbagai produk mampu memberikan alternatif usaha bagi masyarakat. Pemerintah desa berharap kolaborasi dengan Universitas Cokroaminoto Palopo dapat terus dikembangkan agar manfaat yang diperoleh masyarakat tidak hanya dirasakan selama program berlangsung, tetapi dapat berlanjut dalam jangka panjang.
Ketua Tim PKM, Syafriadi, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Syafriadi, pengembangan teknologi seharusnya tidak hanya menghasilkan inovasi pada tingkat penelitian, tetapi juga mampu menjawab persoalan yang benar-benar dihadapi masyarakat. Oleh karena itu, teknologi yang dikembangkan perlu diterapkan secara nyata agar dapat memberikan manfaat langsung dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program ini, tim PKM tidak hanya memperkenalkan alat penarik dan perontok rumput laut otomatis, tetapi juga memberikan pendampingan kepada kelompok tani dalam mengembangkan produk berbahan dasar rumput laut yang memiliki nilai ekonomi. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas Kelompok Tani Permata Katonik sekaligus menciptakan peluang tambahan pendapatan melalui pengembangan produk olahan.
Pelaksanaan kegiatan ini juga diharapkan menjadi salah satu langkah awal dalam memperluas penerapan teknologi tepat guna, khususnya pada sektor pertanian dan perikanan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal serta berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tim PKM Universitas Cokroaminoto Palopo turut menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) atas dukungan pendanaan melalui skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM).
Dukungan tersebut berperan penting dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penerapan teknologi tepat guna hingga peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui diversifikasi produk berbasis rumput laut. Tim pelaksana berharap kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga hasil penelitian dan inovasi dapat semakin banyak diterapkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing usaha, serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.