PALOPO – Fakultas Teknik Komputer (FTKOM) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) secara resmi menggelar kegiatan Penerimaan Kembali Mahasiswa Praktik Dunia Kerja (PDK) Periode Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula B Kampus I UNCP, Sabtu (27/6/2026), menjadi penanda berakhirnya rangkaian pelaksanaan PDK sekaligus momentum refleksi dan evaluasi terhadap pengalaman mahasiswa selama menjalani praktik di berbagai instansi pemerintah maupun swasta.

Mengusung tema “Penerapan dan Pengembangan Teknologi Informasi untuk Mendukung Kinerja dan Inovasi Dunia Kerja”, kegiatan ini menegaskan komitmen FTKOM UNCP dalam menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori di ruang perkuliahan, tetapi juga pada penguatan keterampilan praktis, pembentukan karakter profesional, serta pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja di era transformasi digital.
Program Praktik Dunia Kerja merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa, khususnya Program Studi Informatika, untuk terlibat secara langsung dalam aktivitas profesional di lingkungan instansi mitra. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan, memahami budaya organisasi, serta mengembangkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan pekerjaan.

Dalam sambutannya, Dekan FTKOM UNCP, Nirsal, S.Kom., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan program Praktik Dunia Kerja dengan penuh tanggung jawab, kedisiplinan, dan komitmen dalam menjaga nama baik almamater di setiap instansi tempat pelaksanaan PDK.
Ia menegaskan bahwa pengalaman yang diperoleh selama menjalani praktik merupakan bagian penting dari proses pembentukan kompetensi mahasiswa. Menurutnya, dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan lulusan yang memiliki kemampuan teknis di bidang teknologi informasi, tetapi juga individu yang mampu beradaptasi dengan perubahan, memiliki keterampilan komunikasi yang baik, menjunjung tinggi etika profesi, serta mampu bekerja secara kolaboratif.
“Praktik Dunia Kerja bukan sekadar memenuhi tuntutan kurikulum, tetapi merupakan proses pembentukan karakter profesional. Kami berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah sekaligus membawa pulang pengalaman, wawasan, dan jejaring yang akan menjadi modal berharga dalam meniti karier di masa depan,” ujar Nirsal.
Lebih lanjut, Dekan FTKOM menekankan pentingnya menjadikan pengalaman PDK sebagai bahan evaluasi dan pengembangan diri. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai mekanisme kerja di suatu instansi, tetapi juga mampu mengidentifikasi permasalahan, menawarkan solusi berbasis teknologi informasi, serta menghasilkan gagasan inovatif yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan kerja.
Nirsal juga menyampaikan bahwa FTKOM UNCP akan terus berupaya memperkuat dan memperluas kemitraan dengan berbagai instansi pemerintah, perusahaan swasta, serta dunia usaha dan dunia industri. Kolaborasi tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih kontekstual dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal kebutuhan kompetensi profesional sejak berada di bangku perkuliahan.
Hadirkan Jasa Raharja Palopo, Berbagi Pengalaman dan Edukasi Keselamatan Berkendara
Kegiatan penerimaan kembali mahasiswa PDK ini semakin bermakna dengan kehadiran Suhardi Popang, S.T., M.M., CRA., dari Jasa Raharja Palopo, yang turut berbagi pengalaman, wawasan, serta memberikan nasihat kepada mahasiswa mengenai pentingnya membangun sikap profesional dan kesadaran terhadap keselamatan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya saat berkendara.
Dalam kesempatan tersebut, Suhardi berbagi pengalaman yang memberikan gambaran mengenai pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, dan kemampuan beradaptasi dalam menjalankan tugas di lingkungan kerja. Pengalaman tersebut menjadi tambahan wawasan bagi mahasiswa untuk memahami bahwa keberhasilan dalam dunia profesional tidak semata-mata ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga oleh sikap serta perilaku yang ditunjukkan dalam menjalankan tanggung jawab.
Selain berbagi pengalaman, Suhardi juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dan budaya berkendara yang aman. Edukasi ini menjadi pesan yang relevan bagi mahasiswa, mengingat aktivitas akademik, mobilitas menuju tempat praktik, maupun kegiatan sehari-hari tidak dapat dipisahkan dari penggunaan sarana transportasi.
Ia mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran terhadap risiko kecelakaan lalu lintas, mematuhi peraturan berkendara, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Melalui penyampaian tersebut, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa keselamatan berkendara merupakan bagian dari tanggung jawab pribadi sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat. Sikap disiplin dan kehati-hatian di jalan raya juga mencerminkan karakter positif yang perlu dibangun dan dipertahankan dalam kehidupan profesional.
Kehadiran Jasa Raharja Palopo dalam kegiatan ini turut memperkaya nilai edukatif pelaksanaan PDK. Selain memperoleh pengalaman di bidang teknologi informasi, mahasiswa juga mendapatkan penguatan mengenai pentingnya kesadaran keselamatan, tanggung jawab sosial, serta pembentukan perilaku yang mencerminkan pribadi profesional.

PDK sebagai Sarana Penguatan Kompetensi dan Kesiapan Menghadapi Dunia Kerja
Selama menjalani Praktik Dunia Kerja, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal berbagai proses dan mekanisme operasional yang diterapkan di lingkungan instansi mitra. Pengalaman tersebut menjadi sarana pembelajaran dalam memahami pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pengelolaan administrasi, pengolahan data, pelayanan, komunikasi, maupun peningkatan efektivitas pelaksanaan pekerjaan.

Melalui keterlibatan langsung di lingkungan kerja, mahasiswa juga dapat mengembangkan kemampuan pemecahan masalah (problem solving), berpikir kritis, manajemen waktu, komunikasi interpersonal, serta kerja sama tim. Berbagai keterampilan tersebut merupakan kompetensi pendukung yang semakin dibutuhkan seiring dengan berkembangnya teknologi dan meningkatnya tuntutan profesionalisme.

Kegiatan penerimaan kembali mahasiswa PDK juga menjadi momentum penting bagi fakultas untuk mengevaluasi pelaksanaan program, termasuk relevansi kompetensi mahasiswa dengan kebutuhan instansi mitra. Hasil pembelajaran dan pengalaman selama praktik diharapkan dapat menjadi masukan dalam peningkatan kualitas proses pendidikan, pengembangan pembelajaran, dan penguatan kerja sama kelembagaan pada periode berikutnya.
Bagi mahasiswa, berakhirnya masa PDK bukan berarti berakhir pula proses pembelajaran. Sebaliknya, pengalaman yang telah diperoleh diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperdalam penguasaan teknologi, serta mempersiapkan diri menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang.

Melalui program ini, FTKOM UNCP berupaya membangun keterhubungan yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan kebutuhan dunia profesional. Penguatan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman lapangan merupakan salah satu langkah strategis dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan untuk berkontribusi secara nyata dalam dunia kerja dan masyarakat.

Kegiatan penerimaan kembali mahasiswa PDK Periode Genap Tahun Akademik 2025/2026 sekaligus menegaskan komitmen FTKOM UNCP dalam mendukung pendidikan tinggi yang berdampak, memperkuat sinergi dengan instansi pemerintah dan swasta, serta mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap keselamatan serta tanggung jawab sosial.
Dengan semangat Beyond National Branding, FTKOM UNCP terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperluas jejaring kolaborasi, dan mempersiapkan generasi talenta digital yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah, pembangunan nasional, serta menjawab tantangan dunia kerja di masa depan.
