FTKOM.UNCP.AC.ID, Luwu Timur – Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Kali ini, UNCP melaksanakan kegiatan Pendampingan Pembuatan Proposal Pengajuan Bantuan Pupuk Kelompok Tani Siporannu yang dilaksanakan di Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, pada Kamis, 13 Juni 2024
Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Nur Annisa, S.Kom., M.Kom., dengan anggota tim Rusmala, S.Kom., M.Kom., dan Supriadi, S.Ag., M.Pd., serta melibatkan dua mahasiswa Program Studi Informatika UNCP sebagai pendamping. Kegiatan ini menyasar Kelompok Tani Siporannu yang diketuai oleh Titus Tibe, dengan tujuan meningkatkan kapasitas petani dalam menyusun proposal pengajuan bantuan pupuk yang baik, sistematis, dan sesuai dengan persyaratan lembaga pemberi bantuan

Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang dihadiri oleh ketua dan anggota Kelompok Tani Siporannu. Dalam sambutannya, pihak kelompok tani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UNCP atas pendampingan yang diberikan. Menurut mereka, kemampuan menyusun proposal yang baik menjadi kebutuhan penting bagi kelompok tani agar dapat lebih mandiri dalam mengakses bantuan pupuk, bibit, maupun program pemberdayaan lainnya dari pemerintah dan lembaga terkait.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh ketua tim pengabdian. Materi yang disampaikan mencakup pengertian proposal, tujuan dan jenis proposal, struktur proposal pengajuan bantuan, teknik penulisan yang efektif, penggunaan bahasa yang jelas dan ringkas, serta tata letak proposal yang menarik dan profesional. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai cara menyampaikan proposal secara tepat kepada pihak terkait agar memiliki peluang lebih besar untuk diterima
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pendampingan praktik. Pada sesi ini, para petani secara langsung didampingi dalam menyusun proposal pengajuan bantuan pupuk, mulai dari penulisan pendahuluan, identitas kelompok tani, analisis kebutuhan pupuk, penyusunan rencana anggaran, hingga perumusan dampak yang diharapkan. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, dengan diskusi aktif antara peserta dan tim pengabdian.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta memperoleh peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun proposal pengajuan bantuan pupuk secara mandiri. Para petani merasa lebih percaya diri untuk mengajukan proposal kepada pemerintah daerah maupun lembaga donor, serta tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pihak luar dalam proses penyusunan dokumen administrasi kelompok tani Melalui kegiatan ini, UNCP berharap dapat berkontribusi nyata dalam memperkuat kelembagaan kelompok tani dan mendorong peningkatan kualitas pertanian di wilayah Luwu Timur. Ke depan, UNCP berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pengabdian yang aplikatif dan berkelanjutan, guna mendukung kemandirian masyarakat dan pembangunan berbasis potensi lokal.