Penerapan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan keterampilan problem solving siswa di SMA Negeri 5 Luwu. Model pembelajaran ini mendorong siswa untuk aktif berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, serta menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan materi pelajaran.
Melalui pembelajaran berbasis proyek, siswa diberikan tugas untuk merancang dan menyelesaikan sebuah proyek yang menuntut kemampuan analisis, perencanaan, dan pengambilan keputusan. Proses ini membantu siswa mengembangkan keterampilan pemecahan masalah secara sistematis, mulai dari mengidentifikasi masalah, mencari solusi, hingga mempresentasikan hasil kerja mereka.
Kegiatan ini turut melibatkan Universitas Cokroaminoto Palopo melalui program pengabdian kepada masyarakat. Dosen dan mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam memberikan pendampingan kepada guru dan siswa terkait penerapan pembelajaran berbasis proyek. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus mengoptimalkan potensi siswa.
Pihak SMA Negeri 5 Luwu menyambut baik kerja sama ini dan menilai bahwa pembelajaran berbasis proyek mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan percaya diri dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembelajaran yang diberikan.
Dengan adanya sinergi antara SMA Negeri 5 Luwu dan Universitas Cokroaminoto Palopo, diharapkan penerapan pembelajaran berbasis proyek dapat terus dikembangkan sebagai inovasi pembelajaran. Upaya ini menjadi langkah strategis dalam membekali siswa dengan keterampilan problem solving yang sangat dibutuhkan di era global dan dunia kerja masa depan.